Pedoman Pengembangan Silabus di Taman Kanak-Kanak

Standar Kompetensi o SK merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh anak didik dalam suatu bidang pengembangan. Standar kompetensi yang dihasilkan oleh pendidikan TK adalah tercapainya tugas-tugas perkembangan secara optimal sesuai dengan standar yang telah dirumuskan. o Aspek-aspek perkembangan yang diharapkan dicapai meliputi aspek moral dan nilai-nilai agama, sosial, emosi, kemandirian, bahasa, kognitif, fisik, dan seni• Kompetensi Dasar o KD merupakan pernyataan yang diharapkan dapat diketahui, disikapi, dan dilakukan anak didik. • Hasil Belajar o HB merupakan pernyataan kemampuan anak didik yang diharapkan dalam menguasai sebagian atau seluruh kompetensi yang dimaksud. • Indikator o Indikator merupakan kompetensi dasar yang lebih spesifik dan operasional yang dapat dijadikan ukuran untuk menilai ketercapaian hasil pembelajaran. • Silabus o Silabus merupakan seperangkat rencana dan dan pengaturan kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar. Silabus harus disusun secara sistematis dan berisikan komponen-komponen yang saling berkaitan untuk memenuhi target pencapaian Kompetensi Dasar. Silabus berisi jawaban dari pertanyaan berikut : Kompetensi apa yang akan dikembangkan pada anak didik? Bagaimana cara mengembangkan kompetensi tersebut pada diri anak didik? Bagaimana cara mengetahui bahwa kompetensi tersebut telah dikuasai anak didik? o Di Taman Kanak-kanak, silabus pembelajaran dituangkan dalam bentuk perencaan semester, perencanaan mingguan, dan perencanaan harian. Perencanaan Semester •

Perencanaan Semester merupakan program pembelajaran yang berupa jaringan tema, bidang pengembangan, kompetensi dasar, hasil belajar, dan indikator yang ditata secara urut dan sistematis, alokasi waktu yang diperlukan untuk setiap jaringan tema, dan sebarannya ke dalam semester 1 dan 2 • Langkah-langkah pengembangan program semester adalah sebagai berikut o Mempelajari dokumen kurikulum, yakni kerangka dasar dan standar kompetensi o Menentukan tema yang dapat mempersatukan kompetensi-kompetensi tersebut untuk setiap kelompok dalam satu semester o Membuat ”matriks hubungan kompetensi dasar dengan tema”, yaitu memasukkan hasil belajar dan atau indikatir ke dalam jaringan tema o Menetapkan alokasi waktu untuk setiap jaringan tema dengan memperhatikan keluasan cakupan pembahasan tema dan minggu efektif sekolah •

Contoh Perencanaan Semester : o Tema : Diri Sendiri o Waktu : 3 minggu o Standar kompetensi : Pembiasaan o Kompetensi Dasar : Anak mampu mengucapkan doa/lagu-lagu keagamaan, meniru gerakan ibadah dan mengikuti aturan serta dapat mengendalikan emosi ? Hasil Belajar : Dapat berdoa dan menyanyikan lagu-lagu keagamaan secara sederhana Indikator : – menyanyikan lagu-lagu keagamaan yang sederhana – berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan ? Hasil Belajar : Dapat menjaga kebersihan dri dan mengurus dirinya sendiri Indikator : – membersihkan diri sendiri dengan bantuan – mengurus dirinya sendiri dengan sedikit bantuan Perencanaan Mingguan • Perencanaan mingguan disusun dalam bentuk satuan kegiatan mingguan (SKM) yang merupakan penjabaran dari perencanaan semester yang berisi kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai indikator yang telah direncanakan dalam satu minggu sesuai dengan keluasan pembahasan tema dan subtema. • Perencanaan mingguan dapat disusun dalam bentuk model pembelajaran kelompok dan model pembelajaran berdasarkan minat • SKM model pembelajaran kelompok o Komponen ? Tema dan subtema ? Alokasi waktu ? Aspek pengembangan ? Kegiatan per aspek pengembangan o Langkah penyusunan ? Menjabarkan tema dan merinci subtema ? Menjabarkan indikatir menjadi kegiatan-kegiatan pada bidang pengembangan dalam program semester ? Membuat matriks hubungan antara tema, subtema, dengan kegiatan ? Menentukan alokasi waktu untuk setiap SKM o Contoh SKM ? Tema : Diri Sendiri ? Alokasi waktu : 3 Minggu ? Subtema : Mengenal diriku, mengenal tubuhku, kesukaanku ? Aspek pengembangan – Pembiasaan o Menyanyi “doa” o Menyanyi “aku punya tangan” o Menggosok gigi o Doa sebelum memulai kegiatan o Doa sebelum dan sesudah makan – Seni o Menggambar bebas dengan krayon o Menggambar bebas dengan pensil warna o Menggambar orang secara sderhana o Mewarnai gambar orang o Meronce bebas dengan manik-manik – Fisik/motorik o Mencuci dan melap tangan o Makan o Menyisir rambut o Membentu bola dan plastisin o Menyusun 8 kubus jadi menara – Bahasa o Menirukan 3 urutan kata o Menyebutkan nama sendiri o Menyebutkan jenis kelamin o Bercerita tentang pengalaman – Kognitif o Mengelompokkan benda sesuai warna yang disenangi o Mengelompokkan gambar binatang yang disukai o Menyebut urutan bilangan 1-3 SKM model pembelajaran minat o Komponen ? Tema dan subtema ? Alokasi waktu ? Aspek pengembangan ? Kegiatan per aspek pengembangan o Langkah penyusunan ? Menjabarkan tema dan merinci subtema ? Menjabarkan indikatir menjadi kegiatan-kegiatan dan dimasukkan dalam area ? Membuat matriks hubungan antara tema, subtema, dengan kegiatan ? Menentukan alokasi waktu untuk setiap SKM o Contoh SKM ? Tema : Diri Sendiri ? Alokasi waktu : 3 Minggu ? Subtema : Mengenal diriku, mengenal tubuhku, kesukaanku ? Aspek pengembangan – Area Pasir dan Air – Area Agama o Doa sebelum memulai kegiatan (P) o Doa sebelum dan sesudah makan (P) – Area Musik o Menyanyi “doa” (P) o Menyanyi “aku punya tangan” (S) – Area Drama o Makan bersama o Menyisir rambut – Area Berhitung o Mengelompokkan benda sesuai warna yang disenangi o Mengelompokkan gambar binatang yang disukai o Menyebut urutan bilangan 1-3 – Area Seni/Motorik o Menggambar bebas dengan krayon (S) o Menggambar bebas dengan pensil warna (F) o Menggambar orang secara sderhana (S) o Mewarnai gambar orang (S) o Meronce bebas dengan manik-manik (F) o Membentu bola dan plastisin – Area IPA o Mengenal kasar dan halus – Area Balok o Menyusun 8 kubus jadi menara – Area Bahasa o Menirukan 3 urutan kata o Menyebutkan nama sendiri o Menyebutkan jenis kelamin o Bercerita tentang pengalaman – Kegiatan Luar Kelas o Mencuci dan melap tangan o Makan o Menyisir rambut Perencanaan Harian • Perencanaan harian disusun dalam bentuk satuan kegiatan harian (SKH) yang merupakan penjabaran dari SKM. • SKH memuat kegiatan-kegiatan pembelajaran, baik yang dilaksanakan secara individual, kelompok, maupun klasikal dalam satu hari. • SKH terdiri atas kegiatan awal, kegiatan inti, istirahat/ makan, dan kegiatan akhir o Kegiatan awal merupakan kegiatan untuk pemanasan dan dilaksanakan secara klasikal. Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain adalah berdoa, mengucap salam, membicarakan tema atau subtema, dan lain sebagainya o Kegiatan inti merupakan kegiatan yang dapat mengaktifkan perhatian, kemampuan, sosial, dan emosional anak. Kegiatan ini dapat dicapai melalui kegiatan yang memberikan kesempatan pada anak untuk bereksploraasi dan berkesperimen sehingga dapat memunculkan insiatif, kemandirian, dan kreativiats anak, serta kegiatan yang dapat meningkatkan pengertian – pengertian, konsentrasi, dan mengembangkan kebiasaan kerja yang baik. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara individual atau kelompok o Kegiatan istirahan adalah kegiatan untuk mengenalkan anak dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan makanan maupun minuman. Jika di kegiatan awal tidak disediakan kegiatan motorik kasar, maka pada saat istirahat ini anak-anak diajak untuk bermain di luar. o Kegiatan akhir merupakan kegiatan penenangan. • SKH model pembelajaran kelompok o Komponen ? Hari, tanggal, dan waktu ? Indikator ? Kegiatan pembelajaran ? Alat/sumber belajar ? Penilaian perkembangan anak didik o Langkah penyusunan ? Memilih kegiatan dalam SKM untuk dimasukkan dalam SKH. Penulisan indikatir dalam SKH diberi keterangan bidang pengembangan ? Merumuskan kegiatan yang sesuai untuk mencapai indikator yang dipilih ? Memilah kegiatan ke dalam kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Pada kegiatan inti, kegiatan pembelajaran dibagi dalam kelompok sesuai dengan program yang dilaksanakan. ? Memilih metode yang sesuai dengan kegiatan yang dipilih. ? Memilih alat/sumber belajar yang dapat menunjag kegiatan pembelajaran yang akan dilakukakn ? Memilih dan menyusun alat penilaian yang dapat mengukur ketercapaian indikator • SKH model pembelajaran minat o Komponen ? Hari, tanggal, dan waktu ? Indikator ? Kegiatan pembelajaran ? Alat/sumber belajar ? Penilaian perkembangan anak didik o Langkah penyusunan ? Memilih dan menata kegiatan dalam SKH ? Merumuskan kegiatan yang sesuai untuk mencapai indikator yang dipilih ? Memilah kegiatan ke dalam kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Pada kegiatan inti, kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan minat yang akan dilaksanakan. ? Memilih metode yang sesuai dengan kegiatan yang dipilih. ? Memilih alat/sumber belajar yang dapat menunjag kegiatan pembelajaran yang akan dilakukakn ? Memilih dan menyusun alat penilaian yang dapat mengukur ketercapaian indikator

http://paud.co.cc

 

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

  • Download Brosur Pgtk

  • Archives

  • Categories

  • Advertise Here