Kirim artikel Langganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Hubungi Kami
Hunting: 021-710-50-880 0812-18-999-65 0813-162-675-66 pgtk_darunnajah08@yahoo.com
Alamat Kampus
Gedung Darunnajah Center (Samping ITC Cipulir Mas) Jl. Ciledug Raya No.1 Ulujami Pesanggrahan Jakarta Selatan 12250,
Download Brosur Pgtk

postheadericon Tanggung Jawab Kedua Orang Tua serta Para Pengajar

Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا}

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. (At-Tahrim: 6)

Seorang ibu, ayah, serta pengajar, akan ditanya di hadapan Allah tentang pendidikan generasi ini. Apabila mereka baik dalam mendidik, maka generasi ini akan bahagia dan begitu pula mereka juga akan bahagia di dunia dan akhirat. Namun, apabila mereka mengabaikan pendidikan generasi ini, maka generasi ini akan celaka, dan dosanya akan ditanggung oleh pundak-pundak mereka. Oleh karena itu dikatakan dalam sebuah hadits,

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَ كُلُّكُمْ مَسْئُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Setiap kalian adalah pemimpin dan pemimpin akan ditanyai tentang kepemimpinannya” (Muttafaqun ‘alaihi).

Berita gembira bagimu wahai para pengajar, dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alahi …» Continue Reading: Tanggung Jawab Kedua Orang Tua serta Para Pengajar



postheadericon Metode Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini

Pendidikan adalah hal yang mutlak harus dimiliki oleh semua orang baik tua maupun muda, Pendidikan sangatlah penting untuk bekal menghadapi dunia dimasa yang akan datang, maka dari itu pendidikan harus mulai diajarkan pada anak usia dini. Walaupun pendidikan berlangsung sepanjang hayat, enam tahun pertama masa anak adalah jangka waktu yang paling penting bagi perkembangannya yang mana enam tahun pertama inilah yang akan membentuk karakter si anak. Tahun prasekolah menjadi masa anak membina kepribadian mereka. Karenanya, setiap usaha yang dirancang untuk mengembangkan minat dan potensi anak harus dilakukan pada masa awal ini untuk membimbing anak menjadi diri mereka dengan segala kelebihannya. Orangtua dan pendidik harus dapat membantu anak menyadari dan merealisasikan potensi anak untuk menimba ilmu pengetahuan, bakat, dan kepribadian yang utuh. Acuan memilih metode pengajaran …» Continue Reading: Metode Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini



postheadericon Tips Untuk Mepersiapkan Anak Masuk TK

Berikut ini berikan beberapa tips untuk memepersiapkan anak masuk TK, yaitu:

1. Berpartisipasilah dalam aktivitas orientasi yang diadakan sekolah untuk anak-anak. 2. Kunjungi sekolah: temui murid-murid dan orangtua mereka 3. Anak lebih mudah menyesuaikan diri jika setidaknya ia mengenal satu anak di dalam kelasnya. Tanyakanlah kepada guru, siapa saja yang akan berada dalam kelas yang sama. Usahakan agar anak bermain dengan salah satu anak yang akan sekelas dengannya. 4. Jika anak mengikuti prasekolah sebelumnya, mintalah agar guru prasekolahnya berbicara dengan guru TK sebelum sekolah dimulai. 5. Ceritakanlah kepada anak Anda mengenai apa yang mesti dilakukannya di sekolah. Beritahukan bahwa ia mesti duduk dengan manis, mendengarkan guru, mengangkat tangan jika ingin bertanya dan guru akan memberi mereka perhatian secara bergiliran. 6. Ajarkan keterampilan sosial kepada anak …» Continue Reading: Tips Untuk Mepersiapkan Anak Masuk TK



postheadericon Seimbang Dalam Rintangan

Anak-anak usia 3-4 tahun sedang mengalami masa-masa yang penuh dengan gerak. Mereka senang berlompatan dan berlarian kesana kemari untuk mengekspresikan diri. Mereka juga senang memanjat, dan mencoba banyak hal yang baru. Karena keingintahuan mereka yang begitu besar, mereka menjadi sering jatuh karena belum memiliki keseimbangan tubuh yang baik.

Nah, cobalah sebuah permainan sederhana yang bisa Anda buat untuk mereka, sebelum mereka bermain yang lebih “expert” lagi. Permainan ini berfungsi untuk melatih keseimbangan tubuh mereka.

Ambil seutas tali yang panjang. Kira-kira sepanjang 3 meter. Letakkan tali itu di atas tanah atau lantai dengan jalur yang berliku (bukan lurus). Di samping kanan dan kiri, Anda bisa meletakkan berbagai benda kecil-kecil untuk pembatas gerak mereka. Buatlah ruang gerak yang cukup untuk dilalui oleh satu kaki saja (tahu, …» Continue Reading: Seimbang Dalam Rintangan



postheadericon Faktor Pembentuk Kemandirian Anak

Betapa senangnya memiliki anak mandiri dan memiliki kepercayaan diri. Sebenarnya apa sih yang mempengaruhi kemandirian dan kepercayaan diri anak ? Kemandirian bukanlah keterampilan yang muncul tiba-tiba, tetapi perlu diajarkan kepada anak. Tanpa diajarkan, anak-anak tidak tahu bagaimana harus membantu dirinya sendiri. Kemampuan bantu diri inilah yang dimaksud dengan mandiri.Kemandirian fisik adalah kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri. Sedang kemandirian psikologis adalah kemampuan untuk membuat keputusan dan memecahkan masalah sendiri.

Ketidakmandirian fisik bisa berakibat pada ketidakmampuan psikologis. Anak yang selalu dibantu akan tergantung pada orang lain karena merasa tidak memiliki kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri. Akibatnya, ketika ia menghadapi masalah, ia akan mengharapkan bantuan orang lain untuk mengambil keputusan bagi dirinya dan memecahkan masalahnya.

Nampaknya ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemandirian anak :

» Continue Reading: Faktor Pembentuk Kemandirian Anak



postheadericon Kebiasaan Baik Untuk Anak

Menanamkan kebiasaan baik (melakukan pekerjaan ringan seperti menyapu, menata meja, menyiapkan pakaiannya, dll) kepada anak sejak dini ternyata akan berdampak baik terhadap pembentukan karakter anak kelak ketika dewasa. Semakin cepat kita mengajari tugas-tugas rumah tangga kepada anak-anak kita, semakin  besar pula tanggung jawab yang akan mereka miliki, dan semakin sedikit yang kita harus lakukan! Pastinya kita mengharapkan hal-hal besar dari anak-anak kita, seperti rasa tanggung jawab dan kemandirian dan hal itu tidak serta merta dengan mudah kita dapatkan, kecuali kita sebagai orang tua memulai dan mengajarinya dari hal yang paling kecil sekalipun. Anak usia balita sudah bisa  diajari melakukan tugas-tugas rumah tangga. Berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan oleh anak-anak kita

 

 Pekerjaan Rumah yang Dapat Dilakukan Anak Balita Usia18 bulan – 2 tahun 1. Membersihkan …» Continue Reading: Kebiasaan Baik Untuk Anak



postheadericon Pendidikan TK

Pada pendidikan pra sekolah, anak-anak hanya ingin bermain dan memuaskan hasratnya untuk bersenang-senang. salah satu wadahnya adalah Taman Kanak-kanak (TK). Meskipun sebagai lembaga pendidikan formal, sangat berbeda dengan lembaga pendikan SD, SMP, dan seterusnya. Dari nama lembaganya, yakni “taman” bukan “sekolah”. Sebutan “Taman” pada Taman Kanak-kanak mengandung makna “tempat yang aman dan nyaman (safe and comfortable) untuk bermain” sehingga pelaksanaan pendidikan di TK harus mampu menciptakan lingkungan bermain yang aman dan nyaman sebagai wahana tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, guru harus memperhatikan tahap tumbuh kembang anak didik, kesesuaian dan keamanan alat dan sarana bermain, serta metode yang digunakan dengan mempertimbangkan waktu, tempat, serta teman bermain.

Jenjang Pendidikan TK Anak yang dapat ditampung di TK adalah usia 4 – …» Continue Reading: Pendidikan TK



postheadericon Prinsip Prinsip Pembelajaran Di TK

Beberapa prinsip yang harus di perhatikan dalam pelaksanaan kegiatan/ pembelajaran di TK diantaranya:

1. Berorientasi pada Kebutuhan Anak Kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi kepada kebutuhan anak. Anak pada usia dini sedang membutuhkan proses belajar untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangannya. Dengan demikian berbagai jenis kegiatan pembelajaran hendaknya dilakukan berdasarkan pada perkembangan dan kebutuhan masing-masing anak.

2. Berorientasi pada Perkembangan Anak Dalam melakukan kegiatan, pendidik perlu memberikan kegiatan yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Anak merupakan individu yang unik, maka perlu memperhatikan perbedaan secara individual. Dengan demikian dalam kegiatan yang disiapkan perlu memperhatikan cara belajar anak yang dimulai dari cara sederhana ke rumit, konkrit ke abstrak, gerakan ke verbal, dan dari ke-aku-an ke rasa sosial.

3. Stimulasi Terpadu Perkembangan anak bersifat sistematis, progresif …» Continue Reading: Prinsip Prinsip Pembelajaran Di TK



postheadericon Memahami Dunia Anak-anak

Setiap orang tua tentu berkeinginan agar anak-anaknya kelak tumbuh menjadi anak yang sehat, anak yang cerdas, anak yang kreatif, anak yang mandiri, anak yang sholeh/sholehah, anak yang bertaqwa. Dan mungkin masih banyak harapan-harapan lainnya sebagai orang tua. Meskipun bukan untuk menjadikan anak yang sempurna (karena tidak ada manusia yang sempurna), tapi untuk menjadi yang terbaik. Semua kita lakukan semata-mata untuk kebaikan anak-anak. Dunia anak-anak tentu berbeda dengan dunia kita, dunia orang dewasa. Anak-anak memiliki pribadi yang unik. Berikut ini kiat memahami anak-anak yang perlu kita ketahui, yaitu: 1. Dunia anak, dunia bermain. Dunia anak-anak adalah dunia bermain, hampir semua kegiatannya adalah bermain. Bermain sambil belajar (belajar sambil bermain), mengeksprolasi benda-benda yang ada di sekitar mereka merupakan kegiatan yang menyenangkan. Arahkan pada …» Continue Reading: Memahami Dunia Anak-anak



postheadericon Pengembangan Silabus

Guru merupakan komponen penting yang menunjang keberhasilan program kegiatan sekolah. Semua komponen yang ada di sekolah tidak dapat dimanfaatkan secara optimal bagi pengembangan proses pembelajaran tanpa didukung oleh guru yang bekerja secara profesional. Dalam pembelajaran memerlukan guru yang kreatif baik dalam menyiapkan kegiatan belajar bagi anak, juga dalam memilih kompetensi dari berbagai mata pelajaran dan mengaturnya agar tercapai pembelajaran seperti yang diamanatkan dalam PP No. 19 tahun 2005. Dalam pasal 19 PP No. 19 tahun 2005 dinyatakan bahwa “proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik”.

Oleh karena itu guru perlu melakukan persiapan mengajar …» Continue Reading: Pengembangan Silabus